Polisi Dianggap “Tak Berdaya” Tangkap Penikam Aktivis 98

PADANG, HNN – Pengusut kasus penusukan yang menimpa Aznil (43) di kampung Tiku, Nagari Tiku Selatan, Agam, Sumatera Barat tanggal 21 Maret 2017 lalu jalan ditempat.

Pasalnya,  sampai saat ini pelaku penusukan terhadap Aktifis 98 tersebut masih berkeliaran, baik dunia nyata maupun dunia maya (media sosial).

Seperti diketahui, Maret 2017 lalu  Aznil ditikam di bagian perut oleh Idham Firmantara (39) karena perbedaan pandangan politik, terutama soal Pilkada Jakarta.

Ironisnya, kasus yang terjadi di Maret 2017 itu sampai saat ini belum menemukan titik terang. Bahkan, baru baru ini Aznil dikagetkan dengan begitu leluasanya aktifitas pelaku dijejaring media sosial facebook.

“Pelaku komen distatus FB saya dan mengshare postingan saya yang lagi diundang oleh Panitia Kopi Bareng Bersama Denny Siregar di Cafe Ayucious Bali dengan tema Bersama Menjaga Bangsa,” ujar Aznil melalui pesan singkatnya,  (18/7/2017).

Lebih jauh Aznil menduga ada orang kuat yang melindungi pelaku hingga pelaku terkesan tidak punya rasa takut sama sekali untuk menampakan batang hidungnya dijejaring sosial.

“Postingan saya itu dibagikan oleh pelaku kebeberapa nama salah satunya Bupati Agam, Indra Catri. Bupati ini diusung oleh PKS dan Gerindra. Saya tidak mau menduga-duga silahkan polisi dalami sendiri apalagi latar kasus saya jelas persoalan politik,” terang Aznil.

Aznil menuturkan sebulan yang lalu dirinya masih dimintai keterangan oleh pihak kepolisian Polres Agam.

“Informasi terakir kata pihak Polres Agam kasus saya ini sekarang ditangani oleh Polres Agam padahal sebelumnya diproses di Polsek Tiku, Tanjung Mutiara,” tutup Aznil. (tan)