Bahas Kondisi Bangsa, Tokoh Lintas Agama Diminta Duduk Bareng

JAKARTA, HNN – Sejumlah tokoh nasional dari berbagai lintas agama dan masyarakat diminta segera duduk bersama guna membahas kondisi bangsa Indonesia yang kian memanas belakangan ini.

Demikian dikatakan mantan  Anggota MPR RI, periode 1987-1992 Djafar Badjber di Jakarta, Jum’at (12/5/2017) sore.

Menurut Djafar, tokoh nasional seperti Amien Rais, Yusril Ihza Mahendra, Megawati Soekarno Putri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Prabowo Subianto, BJ Habibie, Mahfud MD, Dien Syamsudin dan tokoh dari lintas agama sebaiknya duduk bareng membicarakan kondisi bangsa saat ini.

“Situasi saat ini sedang tidak kondusif. Ada baiknya sejumlah tokoh itu duduk bersama membicarakan nasib  bangsa ini kedepan,” ujar Djafar yang kini menjabat sebagai Dewan Penasehat Partai Hanura ini.

Pemerintah, menurut deklarator Partai Bintang Reformasi (PBR) ini,  bisa mengambil peran untuk menginisiasi dan memfasilitasi pertemuan tokoh nasional itu.

Situasi yang kian memanas ini, kata Djafar, jika tidak segera diredam akan semakin berkembang dan akhirnya terjadi perpecahan.

“Kalau hal itu sampai terjadi, saya khawatir peristiwa seperti 1998 akan terulang di masa presiden Joko Widodo atau Jokowi”.

“Jangan sampai perpecahan terjadi di negara ini. Sebab Pancasila dan NKRI adalah harga mati,” jelasnya.

Djafar yakin, situasi politik yang memanas di Indonesia saat ini sengaja dimainkan kelompok  tertentu. “Mereka pandai merawat dan memainkan isu ini. Mereka juga pintar mengambil momentum yang pas,” tegas Djafar.

Dirinya berharap siapapun yang memainkan akrobat politik saat ini segera sadar. Sehingga, kondisi bangsa cepat stabil.

“Siapapun yang memainkan peran ini sudahilah.  Biarkan Jokowi bekerja tanpa adanya gangguan situasi politik. Sehingga rakyat bisa sejahtera,” kata Djafar sembari menegaskan kalau mau bertarung dengan Jokowi tunggu tahun 2019 nanti. (julia)